Viral Dokter Sudah Pakai APD Tapi Masih Tertular Corona, Kok Bisa ?


Artikel Terbaru Lainnya :






0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini



[ TahukahAnda.info ]  Alat Perlindungan Diri (APD) atau baju hazmat dipakai tenaga kesehatan yang menangani pasien korona. Tapi kenapa tetap ada dokter yang terkena virus korona baru COVID-19 walaupun sudah mengenakan APD?
Pertanyaan itu dibahas oleh dokter Shela Putri Sundawa dalam program podcast miliknya, Relatif Perspektif. Episode ke-18 podcast ini menampilkan Dokter Bayushi yang sempat positif COVID-19. 



Dokter Bayushi bercerita ia ditugaskan di ruang isolasi COVID-19 pada Maret lalu. Tanggal 30 Maret 2020 ia didiagnosis positif korona. Padahal selama bertugas di ruangan itu ia selalu mengenakan APD.


Ada dugaan sumber penularan itu berasal dari sesama dokter, meskipun dokter Bayushi menyatakan tak bisa memastikannya 100 persen. Penularan di antara tenaga medis memang tengah jadi pembahasan hangat soal penularan korona.

"Yang jadi problem justru bukan saat kita ketemu pasien, tapi kita harus lebih waspada saat ketemu sejawat. Dokter yang membuat gue terpapar COVID mungkin nggak positif secara swab, ya, secara rapid juga hasilnya sudah negatif. Tapi bisa aja kan melalui CT Scan dia positif," ujarnya.  "Jadi kalau memang bisa stay at home, mending dilakuin aja."

Lalu seperti apa cerita dokter Bayushi yang harus berjuang menghadapi gejala pada masa-masa awal tertular. Simak kisah selengkapnya ia menghadapi masa karantina panjang di podcast tersebut DI SINI
Seperti anjuran dokter Bayushi, karena wabah belum usai, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa keluar rumah pun senantiasa menjaga jarak minimal satu meter dari orang lain dan mematuhi aturan PSBB dan imbauan soal pencegahan penularan virus korona. 
Berikut yang bisa kita lakukan untuk mencegah diri dari penularan dan penyebaran COVID-19.

Mencuci Tangan

1. Sering-Sering Mencuci Tangan
Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.
Pentingnya menjaga kebersihan tangan membuat Anda memiliki risiko rendah terjangkit berbagai penyakit.
2. Hindari Menyentuh Area Wajah
Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari.
Sangat penting menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan benda atau bersalaman dengan orang lain.

Hindari Jabat Tangan dan Berpelukan


3. Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan
Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.
Tangan dan wajah bisa menjadi media penyebaran virus Corona.
4. Jangan Berbagi Barang Pribadi
Virus Corona mampu bertahan di permukaan hingga tiga hari. Penting untuk tidak berbagi peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus Corona.
5. Etika ketika Bersin dan Batuk
Satu di antara penyebaran virus Corona bisa melalui udara. Ketika Anda bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak terpapar percikan kelenjar liur.
Lebih baik gunakan tisu ketika menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun agar tidak ada kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal di tangan.

Rajin Bersihkan Perabotan Rumah

6. Bersihkan Perabotan di Rumah
Tak hanya menjaga kebersihan tubuh, kebersihan lingkungan tempat Anda tinggal juga penting. Gunakan disinfektan untuk membersih perabotan yang ada di rumah.
Bersihkan permukaan perabotan rumah yang rentan tersentuh, seperti gagang pintu, meja, furnitur, laptop, handphone, apa pun, secara teratur. Anda bisa membuat cairan disinfektan buatan sendiri di rumah menggunakan cairan pemutih dan air.
Bersihkan perabotan rumah Anda cukup dua kali sehari.
7. Jaga Jarak Sosial
Satu di antara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga jarak sosial. Pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau physical distancing.
Dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum, Anda sudah melakukan satu langkah mencegah terinfeksi virus Corona. Jaga jarak Anda dengan orang lain sekitar satu meter.
Jaga jarak fisik tak hanya berlaku di tempat umum, di rumah pun juga bisa Anda terapkan.

Mencuci Bahan Makanan


8. Hindari Berkumpul dalam Jumlah Banyak
Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia telah membuat peraturan untuk tidak melakukan aktivitas keramaian selama pandemi virus Corona. Tak hanya tempat umum, seperti tempat makan, gedung olah raga, tetapi tempat ibadah saat ini harus mengalami dampak tersebut.
Tindakan tersebut adalah upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. Virus Corona dapat ditularkan melalui makanan, peralatan, hingga udara.
Untuk saat ini, dianjurkan lebih baik melakukan aktivitas di rumah agar pandemi virus Corona cepat berlalu.
9. Mencuci Bahan Makanan
Selain mencuci tangan, mencuci bahan makanan juga penting dilakukan. Rendam bahan makanan, seperti buah-buah dan sayur-sayuran menggunakan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang aman untuk makanan.
Simpan di kulkas atau lemari es agar bahan makanan tetap segar ketika ingin dikonsumsi.
Selain untuk membersihkan, larutan yang digunakan sebagai mencuci memiliki sifat antibakteri yang mampu mengatasi bakteri yang ada di bahan makanan.
Artikel Asli


📢 Republished by [Tahukah Anda ?]  




😉 Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Viral Dokter Sudah Pakai APD Tapi Masih Tertular Corona, Kok Bisa ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik, bijak dan sesuai dengan topik 👌,
Terima kasih atas perhatiannya. 🙂

Artikel Terkait Lainnya

Membuka Mata - Melihat Dunia



Back to Top

AFFILIATE BANNER

DomaiNesia

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Hosting Unlimited Indonesia

Book transfer in Turkey 728*90

  PERKEMBANGAN    COVID-19  

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini